Distro Linux vs Distro Pakaian

Pernahkah Anda mengenalkan kata distro kepada remaja dan ibu-ibu yang sedang belanja pakaian? Menurut Wikipedia Indonesia, distro (pakaian) singkatan dari distribution store atau distribution outlet, yaitu jenis toko di Indonesia yang menjual pakaian dan aksesori produksi sendiri atau yang dititipkan oleh pembuat pakaian dan aksesori. Distro umumnya merupakan industri kecil dan menengah (IKM) di bidang sandang dengan merk independen yang dikembangkan kalangan muda.

Ada beberapa kemiripan konsep distro Linux dengan distro pakaian. Lahir di pertengahan 1990-an, banyak dikembangkan oleh perorangan atau organisasi kecil dan menengah terutama dari kalangan muda, dan bersifat eksklusif atau khas untuk setiap distro. Tujuan membuat distro juga hampir sama, distro Linux untuk memudahkan orang memilih dan menggunakan program komputer, distro pakaian untuk memudahkan orang memilih dan menggunakan pakaian. Pengembang distro Linux mengumpulkan program dalam sebuah atau beberapa CD/DVD, pengembang distro pakaian mengumpulkan pakaian dalam sebuah atau beberapa toko.

Bagaimana berbisnis atau cari uang melalui pengembangan distro? Ada perbedaan dan persamaan kedua jenis distro dalam hal bisnis. Perbedaannya, produk yang dihasilkan distro pakaian diusahakan untuk tidak diproduksi secara massal, agar mempertahankan sifat eksklusif suatu produk. Sedangkan distro Linux berisi produk yang dibuat untuk disebarluaskan secara masal. Pengembang distro pakaian umumnya menjual isi toko berupa pakaian atau aksesori satu per satu, sedangkan pengembang distro Linux umumnya menjual CD/DVD dalam paket lengkap, tidak menjual paket program satu per satu.

Persamaannya, pengembang distro Linux dan pakaian dapat menjual jasa dalam pengembangan distro baru, modifikasi distro, pemasangan distro, dukungan teknis operasional distro, dan training tentang distro. Keduanya juga membutuhkan tenaga seni grafis, tenaga pemasaran, dan dokumentasi atau administrasi pengelolaan, serta ada penghargaan terhadap hak atas kekayaan intektual yang dimiliki para penciptanya.

referensi : http://www.infolinux.web.id/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: